HomeTentang KamiTentang Kami

Tentang Kami

Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung
Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung

Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung

Sejarah UKPM Teknokra

Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra telah berusia 37 tahun ini telah melalui berbagai lika-liku demi mempertahankan eksistensi. Dua kali mati suri dan dua kali pula mengalami reinkarnasi. Teknokra lahir pertama kali pada tahun1975 di bawah naungan Dewan Mahasiswa (Dema) Unila.

Rezim orde baru pernah berupaya mengontrol aktivitas mahasiswa dengan konsep back to campus. Pers mahasiswa yang pemberitaannya kritis ikut dikebiri dan hendak dibredel. Kendati pun begitu, Teknokra tetap menyeruak di tengah berbagai intervensi.

Teknokra merupakan akronim dari teknologi, inovasi, kreativitas, dan aktivitas. Asep Unik yang merupakan salah satu founding fatherTeknokra yang mengusulkan nama itu. Ia juga yang mengusulkan pembentukan media penerbitan kampus. Hal itu mendapatkan tanggapan positif dari dua rekannya dalam tim perumusan program kerja Dema Unila, yaitu Muhajir Utomo dan M Thoha BS Jaya.

Edisi perdana Teknokra terbit pada April 1975 dalam bentuk buletin 30 halaman. Dengan bobot 80 persen opini dan tulisan ilmiah sedangkan sisanya berisi artikel lepas. Terdapat pula kolom yang diberi nama Watch Dog. Kolom yang banyak mengkritisi kebijakan kampus dan pemerintah.

Edisi perdana itu juga merupakan media pertama yang berhasil diterbitkan di Sumatera. Namun, saat itu Teknokra belum memiliki Surat Tanda Terdaftar (STT). Usai pertemuan Dema se-Indonesia di Medan, Asep Unik dan Thoha segera mengurus perijinan tersebutsehingga Teknokra resmi memiliki STT pada 1 Maret 1977. Tanggaldijadikan momentum hari lahir Teknokra, meskipun secara de factotelah ada sejak 1975.

Tahun 1978, muncul kebijakan normalisasi kehidupan kampus dan badan koordinasi kemahasiswaan (NKK/BKK). Kebijakan ini sempatmembekukan Dema di setiap universitas, termasuk Dema Unila dan membuat Teknokra mati suri. Tiga tahun berselang, salah seorang pendirinya, Thoha menggerakkan kembali semangat teman-temannya untuk membangkitkan Teknokra. Dua tahun menjalankan tugasnya, lembaga ini kembali mati suri saat beberapa pengurusnya melanjutkan studi.

Teknokra bangun dari kematian, melalui media penerbitan mahasiswa bernama Cendikia yang digagas Ansori Djausal pada 1984. Rutinitas terbitan Cendikia mendapat teguran dari Departemen Penerangan (Deppen) akibat tak memiliki ijin terbit. Eddy Rifai, yang saat itumenjabat pemimpin umum berangkat ke Jakarta untuk mengurus STT. Atas pertimbangan waktu, diputuskan bahwa Cendikia menggunakan STT milik Teknokra. Saat itulah Cendekia bermetamorfosis menjadi Teknokra. Dua tahun berselang kiat “Ilmiah Bisa, Populer Juga Boleh” secara otomatis menjadi kiat Teknokrayang masih digunakan sampai sekarang.

Pendekatan dan negosiasi dengan pihak Rektorat ditempuh untuk mengatasi masalah pendanaan. Teknokra mendapat bantuan dari mahasiswa Unila untuk membayar langganan Teknokra yang dirincikan pada pembayaran SPP. Hal ini yang menyebabkanTeknokra bisa terbit secara rutin hingga kini.

Eksistensi Teknokra bertahan hingga kini. Teknokra memiliki bidang redaksi dan bidang usaha serta memiliki dua divisi, yaitu divisi Kesekretariatan dan divisi penelitian dan pengembangan. Tabloid trimingguan, majalah edisi khusus mahasiswa baru, dan majalah tahunan yang mengangkat permasalahan seputar Lampung serta website teknokra.com merupakan produknya.

Tak hanya terbitan, Teknokra juga telah mengadakan berbagai macam kegiatan yang berlevel daerah dan nasional. Teknokra aktif menggelar berbagai lomba fotograi jurnalistik dan pelatihan jurnalistik untuk pelajar dan mahasiswa. Teknokra juga pernah terpilih sebagai salah satu lembaga dari delapan universitas yang menggelar event Kompas Kampus pada 2012. Selain itu, beberpa kali mendapat penghargaan untuk karya jurnalistiknya.

Eksistensi Teknokra bukan tanpa halangan. Pemberitaan Teknokratak jarang diintervensi banyak pihak. Namun, banyaknya intervensi tak membuat Teknokra gentar. Sampai saat ini, Teknokra tetap bertahan untuk menyuarakan nurani mahasiswa Unila dengan terus mencoba profesional dan tetap independen. Tetap Berpikir Merdeka!

Struktur Kepengurusan

Pelindung : Prof. Dr. Ir.Hasriadi Mat Akin, M.P.

Penasehat : Prof. Dr. Karomani, M.Si.

Dewan Pembina : Dr. M. Thoha B. Sampoerna Jaya, M,S,,

Anggota Dewan Pembina

  • Prof. Dr. Muhajir Utomo, M.Sc.,
  • Asep unik SE.,ME.,
  • Maulana Mukhlis, S.Sos., MIP.
  • Dr. Eddy Riva’I S.H., M,H,,
  • Ir. Anshori Djausal,MT ., M.A.,
  • Dr. Yuswanto.SH.MH.,
  • Dr. Eddi Rifai SH.MH.,
  • Asrian Hendi Caya, SE.,ME.,
  • Dr, Yoke Moelgini, M.Si.,
  • Irsan Dalimunte,SE.,M.Si,MA.,
  • Dr. Dedy Hermawan S.Sos, M.Si.,
  • Dr. Nanang Trenggono M.Si.,
  • Dr. H. Sulton Djasmi, M.Si.,
  • Syafaruddin, S. Sos. MA.,
  • Toni Wijaya S.Sos.MA.
  • Faris Yursanto
  • Hayatun Nisa Fahmiyati
  • Fitri Wahyuningsih

Pemimpin Umum                    : Kurnia Mahardika

Pemimpin Redaksi                  : Ayu Yuni Antika

Redaktur Pelaksana                            : Retno Wulandari

Redaktur Pelaksana Daring                : Wawan Taryanto

Redaktur Berita                                  : Rika Andriani

Redaktur Foto                                     : Riska Martina

Redaktur Artistik                                 : Defika Putri Nastiti

Redaktur Daring                                 : Yola Septika

Produser                                              : Fajar Nurohmah

Kameramen                                                    : Luvita Willya Hendri

Fotografer                                                       : Arif Sabarudin

Staf Artistik                                         : Retnoningayu Janji Utami

Reporter                      :

Ariz Nisrina

Faiza Ukhti Annisa

Pemimpin Usaha                     : Fitria Wulandari

Manajer Keuangan                             : Yola Savitri

Manajer Usaha                                   : Fajar Nurrohmah

Staf Unit Kreatif          :

Arif Sabarudin

Trias Suci Puspa Ningrum

Staf Keuangan                                     : Ariz Nisrina

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan                 : Imam Gunawan

Staf Analisis dan Perpustakaan           : Riska Martina

Staf Pengkaderan dan SDM                : Retnoningayu Janji Utami

Kepala Kesekretariatan                      : Khorik Istiana

Staf Kesekretariatan                           : Fitri Ardiani

Shares 0
Tabloid Edisi 132: P

admin@teknokra.com

Kami adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang peliputan, penelitian, dan penerbitan berita, baik berita kriminal, prestasi, ekonomi, ataupun berita-berita lain dalam bentuk straight news maupun feature, tulisan maupun animasi dan video. Nama lengkap kami adalah Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung. Berkedudukan di Universitas Lampung, sehingga artikel kami lebih mengenai Universitas Lampung, dan Lampung.

Rate This Article:
NO COMMENTS

Sorry, the comment form is closed at this time.