HomeRegionalGajalah Kebersihan Ajak Pemuda untuk Mengurangi Penggunaan Plastik

Gajalah Kebersihan Ajak Pemuda untuk Mengurangi Penggunaan Plastik

Teknokra.com : Komunitas Gajahlah Kebersihan mengajak pemuda untuk mengurangi penggunaan plastik dalam Workshop Marine Debris dan Zero Waste Lifestyle di Studio Kopi Cafe, Bandarlampung. Minggu (16/12).

Founder Komunitas Gajalah Kebersihan, Dicki Dwi Alfanny menyampaikan Indonesia menyumbang sampah plastik sebesar 64 juta ton/tahun, dimana 3,2 juta ton sampah plastik dibuang ke laut. “Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua sedunia setelah Cina,” jelasnya.

Dia juga menambahkan salah satu solusi permasalahan sampah lauh adalah pengurangan sampah seperti membatasi penggunaan plastik.”Kita bisa mulai dengan gerakan membawa botol minum, straw ( sedotan stainless) agar mengurangi sedotan plastik dan lain sebagainya,”ujarnya.

Ia berharap agar pemuda Lampung mulai membuka mata terhadap isu sampah laut, apalagi Provinsi Lampung salah satu provinsi yang punya garis pantai terpanjang di Sumatera. “Kita juga bergantung dari hasil laut baik pangan maupun pariwisata, jadi laut harus kita jaga,” tambahnya.

Tak hanya workhsop, ada juga penampilan stand up comey dan beat box, launching produk gajahlah kebersihan. Selain itu akan ada promosi acara Lampung Youth Marine Debris Summit (LYMDS) yang akan diadakan tahun depan (17-20/1).

 

Rilis

Editor : Tuti Nurkhomariyah

0 Shares
Lima Ketum HMJ di Fi
Pemimpin Umum Baru U

fakmalaysia@gmail.com

Kami adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang peliputan, penelitian, dan penerbitan berita, baik berita kriminal, prestasi, ekonomi, ataupun berita-berita lain dalam bentuk straight news maupun feature, tulisan maupun animasi dan video. Nama lengkap kami adalah Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung. Berkedudukan di Universitas Lampung, sehingga artikel kami lebih mengenai Universitas Lampung, dan Lampung.

Rate This Article:
NO COMMENTS

Sorry, the comment form is closed at this time.