HomeRegional4 Kabupaten di Lampung Miliki Akses Sanitasi Rendah

4 Kabupaten di Lampung Miliki Akses Sanitasi Rendah

Teknokra.com: Sebanyak 16,57 persen  keluarga di Lampung belum memiliki akses layanan sanitasi sehat. Dari 8,2 Juta penduduk Lampung setidaknya 1.358.740 orang yang belum memiliki akses tersebut.

Menurut data program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Akses sanitasi Provinsi Lampung sebesar 83,43 persen. Dari 15 Kabupaten/Kota ada empat Kabupaten yang akses sanitasinya masih rendah.

Kabupaten dengan akses sanitasi terendah terdapat di Kabupaten Lampung Timur (82,03 persen), Pesawaran (81,99 persen), Mesuji (72,83 persen) dan Tulang Bawang Barat (55,11 persen).

Itulah yang disebutkan Febrilia Ekawati Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Lampung di Konferensi Pers Lampung Sanitation Week, Rabu (14/11).

YKWS bekerjasama dengan Mitra Bentala telah mengantarkan Kabupaten Pringsewu mencapai 100 persen akses sanitasi dan dinyatakan sebagai kabupaten Open Defecation Free (ODF) pertama di Pulau Sumatera. Saat ini Kabupaten Lampung Selatan sedang dalam proses menuju ODF 100 persen.

Dikesmpatan yang sama, Mashabi Direktur Eksekutif Mitra Bentala mengatakan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) bukan hanya yang tidak punya jamban sehat di rumah.“Rumah tangga yang memiliki fasilitas kloset tapi tidak punya saluran pembuangan tinja termasuk BAB sembarangan. Ini menjadi konsern di kota dan daerah pesisir,” ujarnya.

Laporan Faiza Ukhti Annisa

0 Shares
Peringati Hari Toile
Berbagi Pengalaman M

fakmalaysia@gmail.com

Kami adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang peliputan, penelitian, dan penerbitan berita, baik berita kriminal, prestasi, ekonomi, ataupun berita-berita lain dalam bentuk straight news maupun feature, tulisan maupun animasi dan video. Nama lengkap kami adalah Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung. Berkedudukan di Universitas Lampung, sehingga artikel kami lebih mengenai Universitas Lampung, dan Lampung.

Rate This Article:
NO COMMENTS

Sorry, the comment form is closed at this time.