HomeRegional

Teknokra.com: Posko Demokrasi didirikan sejak (30/6) lalu di Tugu Adipura, Bandarlampung. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh rasa tidak percaya masyarakat terhadap kinerja dan kredibilitas Bawaslu. Pengurus Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Gede Hendra mengatakan Posko Demokrasi ini berfungsi sebagai tempat aduan keceruangan pada Pilkada Lampug. "Tugas pokoknya

Read More

Ratusan aparat kepolisian mengawal aksi puluhan mahasiswa di depan Kantor Bawaslu, Jumat (6/7). (Foto: Alfanny P) Teknokra.com: Gerakan 20.000 Mahasiswa Melawan Politik Uang menyerahkan dokumen yang berisikan kecuraangan Pemilihan Kepala Dearah (Pilkada) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, Jumat (6/7). Bukti pelanggaran tersebut didapakan hasil dari gerakan dua

Read More

[caption id="attachment_4944" align="aligncenter" width="400"] Mahasiswa saling dorong dengan aparat Kepolisian saat ingin memasuki Kantor Bawaslu, Jumat (6/7)(Foto: Alfanny P).[/caption] Teknokra.com: Masa Gerakan 20.000 Mahasiswa Melawan Politik Uang yang menyampaikan aspirasi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung diwarnai kericuhan dengan aparat kepolisian. Awalnya aksi yang diikuti

Read More

  Teknokra.com: “Siapa bilang di Lampung tidak ada teroris? Jaringan terorisme semakin banyak. Mereka terus berkeliaran diluar sana dan terorganisir,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung, Irwan Sihar Marpaung dalam diskusi yang diadakan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Aula Perpustakaan Unila, Kamis

Read More

Tiup lilin dan potong kue oleh pemimpin umum dan alumni UKPM Kronika Sempat terkendala dengan jadwal UAS, Anniversary UKPM Kronika tetap dilangsungkan pada (30/06/2018). "Seharusnya Anniversary UKPM Kronika pada tanggal (20/06) namun kami masih disibukkan dengan jadwal UAS sehingga hari inilah kami melangsungkannya,"Ungkap Fahriyani pemimpin umum UKPM

Read More

[mkdf_custom_font content_custom_font="Lakon Antropodipus bercerita tentang perjalanan Oedipus setelah diasingkan dari negerinya. Dengan pendekatan antropologi, percampuran berbagai  budaya begitu kental dalam setiap irama musik, tarian dan gerak." custom_font_tag="h2" font_family="" font_size="16px" line_height="" font_style="normal" text_align="left" font_weight="" color="" text_decoration="none" letter_spacing=""]       Krak…Krakk.., Krakkk… Bunyi Burung Gagak mengiringi langkah gontai lelaki berbaju compang-camping

Read More